[Hanya Figuran Tak Terkalahkan] Chapter 3
Hirose Yoshino. Nama itu terasa familiar, tapi juga asing. Sepertinya dia bukan berasal dari Kerajaan Fordburg Negro atau pun kerajaan lain yang ada di benua Samsara. Mungkin dari suatu tempat yang jauh entah apa itu. “Kau bilang kemarin ingin tahu namaku kan? Aku sudah mengatakannya,” ujar Rose yang seketika saja membuatku terasa tertampar. Apa yang sebenarnya dilakukan Basil yang asli sebelumnya? Apa dia menggoda setiap perempuan yang terlihat manis? Entahlah, tapi mungkin saja benar. “Oh, ya, salam kenal,” jawabku singkat. Rose menatapku dengan bola mata bulatnya yang beberapa kali berkedip. Aku sama sekali tidak mengerti dengan apa yang dipikirkan olehnya saat ini. Sepertinya akan lebih baik bila aku abaikan saja. “Kalau begitu, aku duluan, ya,” kataku sambil mengalihkan pandangan dan kembali melangkah meninggalkan Rose. Belum juga aku jauh melangkah, terdengar suara yang cukup nyaring dari luar. Seketika saja aku pun berlari. Aku harap kakek tua itu tidak apa-apa. Ah, tepat sepert...